BANI ISRAEL DALAM PERSPEKTIF AL-QURAN
Oleh: Dr. H. Shobahussurur, M.A.
Ketua Takmir Masjid Agung Al-Azhar Jakarta
Bani Israel artinya anak keturunan Israel. Israel itu sendiri adalah nama gelar dari Nabi Ya'kub a.s., putera Ishaq. Ishaq adalah putera Nabi Ibrahim a.s. dari istrinya, Sarah. Israel itu sendiri diambil dari bahasa Ibrani yang artinya amir pejuang bersama Tuhan. Ya'qub (Israel) memiliki anak sebanyak 12 orang, di antaranya adalah Nabi Yusuf a.s. Dari 12 anak itu kemudian berkembang biak menjadi 12 suku Bani Israel, yang terbesar di antara suku-suku itu adalah suku dari keturunan anak kedua, yaitu Yahuda. Anak keturunannya disebut Yahudi, dibangsakan kepada Yahuda. Agama yang dianut juga dinisbatkan kepada Yahuda, menjadi agama Yahudi. Rumusan agama mereka diambil dari Taurat Nabi Musa dan nabi-nabi yang datang setelah itu dari suku-suku Bani Israel. Agar mencakup seluruh suku yang 12 itu, maka nama Bani Israel lebih tepat disebut untuk menunjuk kepada seluruh anak keturunan Nabi Ya'qub. Atas alasan itu pula kiranya kenapa negara yang mereka
bangun, hasil merampas tanah Palestina di era moderen ini bernama negara Israel, bukan negara Yahudi.
Untuk menunjuk kepada anak keturunan Nabi Ya'qub itu, al-Quran menggunakan istilah Bani Israel, Yahudi, dan Ahli Kitab. Bani Israel disebut di dalam al-Quran sebanyak 43 kali, Yahudi disebut sebanyak 9 kali, dan ahli kitab sebanyak 31 kali, untuk menunjuk mereka yang memegang teguh kitab suci Taurat ataupun Injil. Sebuah fakta sejarah menunjukkan bahwa Madinah pada masa Rasulullah, tidak saja dihuni oleh suku-suku Arab seperti Arab Bani Aus dan Bani Hazraj, tapi Madinah dihuni pula oleh suku-suku Bani Israel seperti suku Bani Nadhir, Bani Qainuqa', dan Bani Quraizhah. Dengan pindahnya Rasulullah ke Madinah, hubungan dan pergaulan dengan mereka terjadi sedemikian rupa, apalagi kegiatan perniagaan dan ekonomi dikuasai mereka. Rasulullah membuat perjanjian dengan mereka yang terkenal dengan Piagam Madinah. Beliau diperintah pula untuk menyampaikan kebenaran Islam kepada mereka.
Ajakan Mengingat Kembali isi Perjanjian.
Ajakan al-Quran terhadap Bani Israel itu dimulai dengan sebuah ajakan simpatik "ya Bani Israel (wahai Bani Israel)", agar mereka ingat akan nikmat besar yang telah diberikan Allah kepada keluarga besar mereka (Q.S. al-Baqarah/2: 40). Mereka dikhususkan Allah mendapat nikmat wahyu, banyak para nabi dan rasul berasal dari suku-suku mereka, pernah dimuliakan atas bangsa-bangsa lain (Q.S. 2: 47), dan telah diselamatkan dari perbudakan yang berkepanjangan dari kekuasan Firaun di Mesir melalui Nabi Musa hingga akhirnya mendapat tanah pusaka nenek moyang mereka, Ibrahim dan Ishak (Q.S. 2: 49-50). Atas nikmat-nikmat besar itu, mestinya mereka adalah orang-orang pertama yang menerima kebenaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad s.a.w.
Al-Quran mengajak kepada Bani Israel untuk ingat akan perjanjian dengan Allah yang termaktub dalam Taurat, untuk tidak menyekutukan Allah, beriman kepada rasul-rasul Allah yang datang menegakkan ajaran tauhid bahwa tiada tuhan selain Allah, termasuk beriman kepada Rasulullah Muhammad saw, yang juga merupakan saudara mereka sendiri dari suku Bani Ismail. Bani Israel diajak pula untuk beriman kepada wahyu diturunkan kepada Muhammad (al-Quran), tidak mencampuradukkan antara al-haq (yang benar) dan al-bathil (yang salah). Mereka diajak mendirikan shalat, menunaikan zakat, ruku' bersama orang yang ruku', tidak menyuruh manusia berbuat baik sementara mereka melupakan diri sendiri. Mereka diajak untuk selalu memohon pertolongan kepada Allah dengan penuh kesabaran dan tekun menjalankan shalat. Q.S. al-Baqarah/2: 40-45.
Namun ajakan kebenaran yang dibawa oleh Nabi Muhammad ditolak Bani Israel. Hati mereka tertutup rapat untuk menerima kebenaran. Mereka dihinggapi fanatisme kebangsaan sempit. Mereka merasa sebagai sya'bullâh al-mukhtâr (bangsa milik Allah yang terpilih). Memang benar, Tuhan mengakui bahwa bangsa mereka dulu pernah besar. Namun di Madinah pada zaman Rasulullah, mereka tidak lagi berpegang teguh pada tali Allah. Tauhid hanya sekedar menjadi buah bibir di tengah-tengah masyarakat pagan (kaum musyrikin). Mereka telah melupakan Tuhan karena sibuk dalam perdagangan dan ekonomi. Yang penting bagi mereka ketika itu adalah mengumpulkan kekayaan. Mereka memuja harta sedemikian tinggi. Materi dijadikan sebagai tuhan utama mereka. Allah sudah dilupakan. Dengan keberhasilan menguasai perekonomian Madinah, mereka merasa diatas bangsa-bangsa lain. Suku-suku Arab yang ada di Madinah, semacam Aus dan Kahzraj dihina dan direndahkan. Kesombongan mereka itu dilukiskan
dalam al-Quran betapa mereka meyakini bahwa yang akan masuk surga hanya dari golongan mereka, sedangkan golongan lain masuk neraka. Hanya bangsa mereka yang mulia, sementara bangsa-bangsa lain hina tidak ada nilainya (Q.S. 2: 111, 113).
Kejayaan, kebesaran dan kemuliaan Bani Israel pada masa silam, di masa Nabi Musa, bukanlah karena darah mereka istimewa, otak mereka cemerlang, atau bangsa mereka diistimewakan, tapi semata karena mereka saat itu memiliki pegangan agama yang benar, yaitu Tauhid. Nenek moyang mereka mengamalkan dalam kehidupan nyata serta memperjuangkannya dengan sungguh-sungguh.
Apa yang terjadi berikutnya ketika Bani Israel hanya berbangga dengan kejayaan masa silam, fanatisme kebangsaan sempit, dan tidak lagi berpegang teguh pada agama yang benar yang tidak lagi berusaha memperjuangkannya. Bangsa mereka dimusuhi dan dihinakan. Beratus-ratus tahun bangsa-bangsa Eropa Kristen memandang kaum Yahudi itu sebagai manusia terkutuk yang harus disisihkan dari pergaulan. Kampung-kampung mereka disebut kampung Ghetto, sebagai sebutan penghinaan. Sebelum Islam masuk ke Spanyol, keberadaan kaum Yahudi sangat hina dipandang oleh orang-orang Nasrani. Islam kemudian mengangkat nasib dan martabat mereka. Namun kebencian kepada mereka terus menggelora dan puncaknya adalah pemusnahan masal bangsa Yahudi di Eropa oleh kekejaman Nazi dan Hitler. Berjuta-juta Bani Israel dibantai. Mereka diusir dari daratan Eropa menjadi bangsa yang terlunta-lunta dan tercerai berai, tidak memiliki tanah air dalam kurun waktu yang sangat panjang.
Bani Israel hina karena janji dengan Tuhan telah dilupakan (Q.S. 2: 64). Kesungguhan (jihad) telah ditukar dengan main-main (lahw wa la'ib). Agama hanya menjadi permainan mulut, tidak berurat ke hati. Hanya karena karunia dan belas kasihan Allah mereka sampai sekarang masih ada. Kalau tidak sudah lama mereka hancur.
Perpecahan Membawa Kekalahan
Sejarah terus berjalan. Undang-undang Tuhan berlaku terus untuk umat manusia. Sekarang Bani Israil telah dapat mendirikan kembali negaranya dengan merampas tanah bangsa Arab, di Palestina yang telah dikuasai sejak 1400 tahun yang lalu. Wilayah itu sebelumnya, selama beratus-ratus tahun telah dikuasai oleh bangsa Romawi dan Yunani. Sudah lebih dari 2000 tahun tidak lagi orang Yahudi mempunyai negeri itu. Tetapi dengan uang, pengaruh dan kekuasaan, mereka menguasai pendapat dunia untuk tidak mengakui negeri Islam itu. Tujuh negara Arab, hanya satu yang tidak resmi menjadi negara Islam, yaitu negara Lebanon. Ketujuh negara Islam itu kalah berperang dengan mereka (1948), dan langsung juga berdiri negera Israel dengan ibukota Tel Aviv.
Buya Hamka menjelaskan bahwa sebab kekalahan bangsa Arab dari Israel adalah karena bangsa Arab itu terpecah belah akibat nasionalisme sempit. Buya mensitir jawaban presiden Mesir, (ketika itu Republik Persatuan Arab), Jamal Abdel Nasser, ketika ditanya apa sebab tujuh negara Arab dapat kalah oleh satu negara Israel. Jawab Nasser: "Kami kalah karena kami pecah jadi tujuh, sedang mereka hanya satu."
Kini negara Arab tidak hanya terpecak jadi tujuh, melainkan telah menjadi tiga belas. Saat perang 1948, Israel mengadakan serbuan besar-besaran. Dalam enam hari saja seluruh kekuatan Arab Islam lumpuh dan hancur. Beratus buah pesawat terbang kepunyaan Republik Arab Mesir dihancurkan sebelum sempat naik ke udara. Belum pernah negeri-negeri Arab khususnya dan umat Islam umumnya menderita kekalahan sebesar itu. Bahkan kalau dibandingkan dengan serangan tentara kaum Salib dari Eropa, sampai dapat mendirikan kerajaan Palestina Kristen selama 92 tahun, sepuluh abad yang lalu. Begitu pula serangan Israel yang baru saja dilakukan atas Gaza. Dalam kurun waktu kurang dari satu bulan, Israel telah menewaskan lebih dari 1500 rakyat sipil, menciderai lebih dari 5000 orang, menghancurkan rumah-rumah dan berbagai fasilitas umum.
Buya Hamka kembali menjelaskan: "Kalau dikatakan persenjataan Israel lebih lengkap, senjata Arab Mesir tidak kurang lengkapnya. Kalau bukan lengkap persenjataan Mesir, tentu presiden Jamal Abdul Nasser dan terompet-terompetnya di radio tidak akan berani mengatakan bahwa kalau mereka telah menyerang Israel pagi-pagi, sore harinya mereka sudah bisa menduduki Tel Aviv. Kalau dikatakan bahwa orang Yahudi Israel itu lebih cerdas dan pintar, maka sejarah dunia sejak zaman Romawi sampai zaman Arab menunjukkan bahwa bangsa yang lebih cerdas kerap kali dapat dikalahkan oleh yang belum cerdas. Bangsa Jerman yang waktu itu masih biadab, telah dapat mengalahkan Romawi. Bangsa Arab yang dikatakan belum cerdas waktu itu, telah dapat menaklukkan kerajaan Romawi dan Persia".
Sebab utama kekalahan itu, demikian menurut Buya, karena orang Arab khususnya dan Islam umumnya telah lama meninggalkan senjata batin yang menjadi sumber dari kekuatannya. Orang-orang Arab yang berperang menangkis serangan Israel atau ingin merebut kembali Palestina sebelum tahun 1967 itu, tidak lagi menyebut-nyebut Islam. Islam telah mereka tukar dengan nasionalisme jahiliyyah atau sosialisme ilmiah ala Marx. Bagaimana akan menang orang Arab yang sumber kekuatannya ialah imannya, lalu meninggalkan iman itu. Malahan barangsiapa yang masih mempertahankan ideologi Islam, dituduh reaksioner. Nabi Muhammad sebagai pemimpin dan pembangun dari bangsa Arab telah lama ditinggalkan, lalu ditonjolkan nama Karl Marx seorang Yahudi. Bagaimana mungkin melawan Yahudi kalau cara dengan membuang pemimpin mereka sendiri, lalu dan mengambil pemimpin Yahudi. Di samping itu, kesatuan aqidah kaum muslimin telah dikucar-kacirkan oleh ideologi-idiologi lain, terutama
mementingkan bangsa sendiri. Sehingga dengan tidak bertimbang rasa, di Indonesia sendiri, di saat orang Arab bersedih karena kekalahan, di negara Republik Indonesia yang penduduknya 90 % pemeluk Islam, tidaklah mengirimkan utusan pemerintah buat mengobati hati negara-negara itu, melainkan mengundang Kaisar Haile Selassie, seorang kaisar Kristen yang berjuang dengan gigihnya menghapuskan Islam dari negaranya.
Palestina dan tanah suci Baitul Maqdis, tidak akan dapat diambil kembali dari rampasan Yahudi (Zeonis) itu, sebelum orang Arab khususnya dan orang-orang Islam seluruh dunia umumnya mengembalikan pangkalan pikirannya kepada Islam. Sebab, baik Yahudi dengan Zeonisnya, atau negara-negara kapitalis dengan kristianismenya yang membantu dengan moril dan material berdirinya negara Israel itu, keduanya bergabung menjadi satu melanjutkan misi perang salib secara moderen, bukan untuk menantang Arab karena dia Arab, melainkan menantang Arab karena dia Islam. Hal itu tampak jelas bagaimana hegemoni Barat dalam memecah belah dan menghancurkan negeri-negeri muslim dari sisi politik, ekonomi, dan budaya. Mari kita jadikan Islam sebagai kekuatan utama menuju kemajuan dan kejayaan umat dan bangsa.
Baca Selengkapnya...
5/13/2009
Bani Israel Dalam Perspektif Al-quran
5/06/2009
8 Orang Yang Sukses Dengan Google Adsense
Ingin tahu siapa saja orang yang sukses dari Google Adsense?? 8 orang berikut ini adalah orang yang memiliki penghasilan terbesar dari google adsense.. kebanyakan dari mereka adalah orang yang membuat website bertipe user generated content.. yang artinya content dari web mereka di isi dan di submit oleh pengguna web itu sendiri untuk di share atau di bagikan kepada orang lain.. karena situs semacam ini akan sangat memiliki traffic yang melimpah sehingga mereka akan kebanjiran traffik setiap harinya.. dalam bisnis adsense Traffic=Uang... nah mari kita simak profil dari 8 orang sukses ini.. yang dikumpulkan dari berbagai sumber
1. Markus Frind - PlentyOfFish.com - $300,000 (Rp.3 Milyar) Per bulan
Jika anda belum pernah mendengar nama orang ini, maka silahkan menuju website beliau di Plentyoffish.com dia ini adalah orang yang membuat website layanan gratis online dating dari apartemennya seorang diri. tidak lama setelah itu websitenya menjadi salah satu dari Website Dating Online yang terbesar..
2. Kevin Rose - Digg.com - $250,000 (Rp 2.5 Milyar) Per Bulan
Kevin Rose mulai mendirikan Digg pada desember 2004, digg ini adalah situs social marketing yang mana kebanyakan isinya adalah berita, video dan gambar.. yang disubmit oleh usernya kepada user lainnya untuk dibaca dan dilihat.. pada dasarnya setelah anda mendaftar di situs ini, anda dapat mensubmit berita anda dan orang lain akan membaca berita anda, dan jika mereka suka dengan berita anda, maka mereka akan melakukan "Digg" dengan begini rating berita anda akan semakin baik dan bisa saja masuk ke halaman pertama berita terbaik disitu.. nah jika sudah ada di halaman pertama maka yang terjadi adalah... LEDAKAN TRAFFIC
3. Jeremy Schoemaker - $140,000 (Rp.1.4 Milyar) per month
ShoeMoney dapat dianggap sebagai salah satu internet marketer terbaik dunia, orang ini sangat hebat dalam masalah Search Engine dan SEO tentunya. dia juga tahu bagaimana melakukan setting pada website nya untuk mendapatkan traffic yang optimal, pernah dalam satu bulan dia mendapatkan cek sebesar $132,994.97. Coba bayangkan betapa sulitnya mencairkan cek sejumlah itu!!
Tetapi tidak seperti Publisher lainnya, dia mendapatkan jumlah sebanyak itu dari Ratusan Situs dan Ribuan Domain
4. Jason Calacanis - Weblogs, Inc. - $120,000 (Rp.1.2 Milyar) per month
Beliau ini adalah Pembuat dari Weblogs, Weblogs ini adalah jaringan dari blog dan kira kira saat ini dia bisa menghasilkan pendapatan $4000 per hari dari Google Adsense, Kemudian dia menjual perusahaan ini kepada AOL seharga $25 Juta. Namun dia mengumumkan pengunduran dirinya dari dunia blogging pada tengah tahun kemarin yaitu juli 2008, sekarang dia hanya fokus kepada Email Campaigns
5. David Miles Jr. & Kato Leonard - FreeWebLayouts.net- $100,000 (Rp.1 Milyar) per month
Menurut artikel dari Washington Post, pasangan berusia 20 tahun ini di klaim bisa menghasilkan $100.000 per bulan dari Google Adsense melalui situs mereka FreeWebLayouts.net yang menyediakan template atau layout untuk Myspace.. saat ini banyak sekali situs semacam ini yang menyediakan Template untuk Myspace
6. Tim Carter - AskTheBuilder.com - $30,000 (Rp. 300 Juta Saja) per month
Tim Carter adalah seorang tukang ledeng dan tukang kayu profesional dengan acara radionya sendiri, dia mulai membangun website itu pada tahun 1995 dengan tujuan utama untuk melayani para penggemarnya.. Pada April 2004 Carter mulai mempelajari adsense dan memasangnya pada situsnya, dengan sedikit pengoptimalan website nya dia bisa meningkatkan penghasilannya dari $1.500 menjadi $7.500.
7. Joel Comm - e-book - $24,000 (Rp. 240 Juta saja) per month
Joel Comm.. siapa yang tidak kenal, banyak internet marketer dan blogger yang menganggap dia sebagai guru adsense atau pakar adsense.. yang menulis ebook berjudul What Google Never Told You About Making Money with Adsense. dengan e-book dan website nya dia telah menghasilkan sekitar $23,458.46 antara bulan november 2005 hingga desember 2005. Check Stat Adsense beliau di Sini
8. Shawn Hogan - DigitalPoint.com - $10,000 (Rp 100 Juta Saja) per month
Shawn Hogan adalah pendiri dari forum DigitalPoint, sebuah forum yang berisikan banyak informasi mengenai Search Engine, Marketing, Bisnis, Design dan pengembangannya kemudian juga tentang produk dan jasa. Menurut Artikel dari New York Times dia menghasilkan sekitar $10.000 per bulan dari Google Adsense
Member dari Forum tersebut berspekulasi bahwa dia telah menghasilkan dua kali lipat dari jumlah tersebut.
Nah itulah daftar 8 orang sukses dari Google Adsense.. mungkin data di atas sudah Basi.. dan mungkin saja sekarang sudah ada orang baru yang bisa meraih di level segitu.. untuk yang di indonesia saja misalnya.. kita semua sudah mengenalnya kan?? Cosa Aranda!
4/24/2009
Kamus Istilah Blog G : Google Analytics
Google Analytics:
Sebuah layanan gratis dari Google yang memberi pemilik situs sejumlah informasi dan data statistik mengenai jumlah traffic dan pengunjung situsnya. Google Analytics juga dikenal sebagai salah satu layanan web paling terpercaya (layanan lain seperti Webalizer atau AWStats cenderung melebihkan angka dengan memasukkan traffic bukan-manusia ke dalam data yang dihasilkan).
Google Reader:
RSS Reader paling populer di dunia internet. Google Reader merupakan aplikasi berbasis web yang memungkinkan para penggunanya untuk berlangganan dan mengelola RSS Feed situs atau blog tertentu. Karena saking populernya, banyak situs yang menampilkan badge khusus Google Reader agar pembacanya bisa berlangganan RSS Feed melalui Google Reader.
4/03/2009
Kamus Istilah Blog - F : Favicon, FeedBurner
Favicon:
Kependekan dari "Favorite Icon", adalah sebuah ikon yang diasosiasikan dengan logo sebuah situs atau blog dan akan muncul pada bagian browser atau bagian bookmark. Favicon dimaksudkan untuk memudahkan mengidentifikasi sebuah situs atau blog.
Feed:
Disebut juga feed web atau feed news, adalah sebuah format data yang digunakan di dunia internet untuk memudahkan penggunanya mendapatkan updates artikel dari situs atau blog favoritnya. Terdapat dua jenis format utama feed: RSS Feed dan Atom Feed.
Feed Count:
Biasanya merujuk pada widget dari FeedBurner yang berfungsi memberikan laporan jumlah pelanggan RSS pada suatu situs atau blog.
FeedBurner:
Sebuah perusahaan online milik Google yang menyediakan layanan RSS Feed. FeedBurner merupakan layanan gratis yang menyediakan RSS Feed dengan berbagai fitur menarik, dan memudahkan pemilik situs atau blog mengumpulkan data statistik RSS Feed situs atau blognya.
FTP:
Kependekan dari File Transfer Protocol. FTP merupakan sebuah protokol jaringan yang digunakan untuk mentransfer data dari satu komputer ke komputer lainnya. Jika Anda menggunakan layanan perusahaan hosting, Anda membutuhkan FTP untuk mentransfer file situs Anda dari komputer Anda ke server perusahaan hosting tersebut.
Baca Selengkapnya...

